Selasa, 11 Maret 2014

Mengenal Nama Jeram Sepanjang Rafting Di Citarik

Rafting di sungai Citarik di Sukabumi banyak direkomendasikan turis domestik maupun mancanegara sebagai sungai yang layak menjadi arena arung Jeram. Sungai Citarik merupakan salah satu sungai yang bermuara di pantai dermaga persinggahan Ratu Pantai Selatan. Lokasi daerah arung jeram citarik ini adalah di Sungai Citatih Citarik yang terletak + 30 Km arah selatan Sukabumi, tak jauh dari pusat kota Pelabuhan Ratu. Sungai Citarik berhulu di Taman Nasional Gunung Halimun sedangkan muara sungai mengarah ke laut Selatan Pelabuhan Ratu.

Menabrak jeram, berteriak histeris adalah petualangan yang tak terlupakan
Menabrak jeram, berteriak histeris adalah petualangan yang tak terlupakan

Minggu, 19 Januari 2014

Rafting

Rafting (Arung Jeram) adalah kegiatan yang memadukan unsur olahraga, rekreasi, petualangan dan edukasi. Memang tak ada persyaratan khusus untuk mengikuti kegiatan rafting, karena hampir semua orang dapat mencobanya. Mulai dari anak-anak, remaja sampai dewasa, bahkan orang tua yang berumur 60 tahun sekalipun. Tidak memiliki kemampuan berenang pun bukan menjadi hambatan untuk mengikuti kegiatan rafting. Yang anda perlukan hanya kondisi fisik yang prima. Lokasi kegaitan rafting ini seperti Rafting di Citarik Sukabumi atau Rafting di Cisadane Bogor

Rafting di Cisadane Bogor melewati DAM setinggi 3 meter
Rafting di Cisadane Bogor melewati DAM setinggi 3 meter


Guna menunjang kegiatan kita bersama kawan, agar kegiatan rafting yang akan anda ikuti lebih berkesan dan penuh makna, berikut kami sampaikan Panduan Kegiatan Arung Jeram.

PERALATAN RAFTING

A. Riverboats (Perahu)
Bagian-bagian yang terdapat pada perahu :
  • 1. Bow and Stern
  • Chamber atau biasa disebut tube
  • Floor
  • Thwart
  • Boat line (tali kapal)
  • D Ring
  • Handling Grip
  • Bilge Hole/self bailing
  • Valve
Cara duduk di perahu rafting berbeda dengan cara duduk di kursi, yaitu dengan menyamping. Peserta duduk pada sisi perahu (baik sisi kiri maupun sisi kanan) dan kaki dalam posisi kuda-kuda pada lantai perahu. Posisi kuda-kuda ini dimaksudkan sebagai pengatur keseimbangan badan selama anda mengikuti pengarungan. Saat duduk di perahu rafting, perhatikan jangan sampai ada bagian tubuh anda yang terikat atau terlilit tali. Ini sangat berbahaya jika perahu mengalami flip atau terbalik.

Posisi duduk anda pun harus mudah untuk menggapai boat line. Bila boat line pada perahu anda terlihat kendur, beritahukan segera pada skipper anda untuk mengencangkan boat line tersebut agar tidak mengganggu selama pengarungan. Aturlah jarak duduk anda dengan peserta yang lain agar tidak mengganggu pergerakan selama pengarungan, baik untuk mendayung maupun saat menjalankan instruksi moving position atau perpindahan

B. PFD (Personal Floating Device) / Life Jackets (Pelampung)

Seperti perahu, PFD atau pelampung memiliki berbagai jenis dan ukuran. Terbuat dari bahan polyfoam yang dibungkus dengan bahan kedap air yang berwarna terang. US Coastal Guard menganjurkan memakai PFD type III pada setiap kegiatan arung jeram, dan ini digunakan pula oleh para rafter dalam setiap pengarungannya.
Setiap PFD Type III ini memiliki daya apung tinggi, yang dihitung berdasarkan berat tubuh rata-rata saat berada didalam air sehingga anda tidak perlu takut tenggelam saat berada didalam air.

Cara pemakaian PFD/Pelampung :

Pilihlah PFD yang berwarna cerah, pastikan tidak ada lubang atau jahitan yang terlepas pada PFD tersebut, serta strap yang ada dapat dipasang dan dilepas dengan mudah. Bila bagian perut anda lebih besar dari bagian dada, pilih dan pakailah PFD dengan ukuran lebih besar.
PFD atau pelampung dipakai seperti menggunakan rompi/jaket. Pastikan setaip strap terpasang dengan benar dan bantalan kepala berada di luar. Atur ke-eratan tali senyaman mungkin, sehingga PFD yang anda gunakan tidak terlalu sempit atau longgar.

Setelah anda selesai memakai PFD, lakukan gerakan berikut :
  • Pada posisi berdiri, putarkan badan anda kekiri dan kekanan. Pastikan PFD yang digunakan tidak menghambat gerak tubuh anda dan tidak mengalami pergeseran/perubahan posisi. Ini ditandai dengan letak strap tetap pada 1 garis tegak lurus seperti posisi kancing kemeja. Jika terjadi pegeseran, atur kembali ke-eratan tali pada setiap strap yang ada. Jangan malu dan ragu untuk minta skipper/rekan anda membantu mengatur ke-eratan tali strap ini.
  • Pada posisi duduk dan kedua kaki diluruskan kedepan, putarkan badan anda kekiri dan kekanan lalu lakukan gerakan membungkuk. Pastikan PFD yang digunakan tidak menghambat gerak tubuh anda. Jika terjadi pegeseran, atur kembali ke-eratan setiap strap yang ada.
  • Masih dalam posisi duduk dan kedua kaki diluruskan kedepan, minta bantuan skipper/rekan anda untuk menarik/mengangkat pelampung yang anda gunakan pada bagian bahu dari arah belakang. Pastikan saat pelampung dan tubuh anda ditarik/diangkat, posisi bahu pelampung tidak melebihi batas telinga anda. Jika ya, atur kembali ke-eratan setiap strap yang ada.
Lihat Paket Rafting pada link dibawah ini :